Beranda > Renungan > Buku harian Lisa Marie

Buku harian Lisa Marie

Beberapa tahun yang lalu, seorang gadis 15 tahun bernama Lisa Marie meninggal gantung diri di rumahnya. Dia seorang gadis manis yang tinggal di Michigan. Lima hari setelah kematiannya, ibunya menemukan buku hariannya di kamarnya.

Ibunya ingin mengetahui sebab kematiannya. Berikut adalah isi buku harian anaknya :

  • 7 November 1999.

Dear Diary, hari ini hari pertama sekolah di Michigan. Pada saat saya masuk kelas, saya diejek murid-murid cowok yang menyebut saya orang aneh. Inilah awal hari yang burukku. Kemudian beberapa murid cewek cantik dan populer mendatangi saya dan memperkenalkan diri mereka. Mereka mengatakan saya orang terjelek yang pernah mereka temui. Saya pun menangis. Saya lalu pulang ke rumah dan menelepon Jake. Saya pikir hari ini akan menjadi lebih baik. Namun dia katakan bahwa hubungan jarak jauh tidak bisa bertahan dan sekarang dia tinggal di California. Lalu saya katakan bahwa saya mencintainya dan rindu padanya. Tetapi dia mengakui bahwa alasan dia pacaran dengan saya adalah karena dia ditantang teman-temannya. Dia lalu memutuskan hubungan padahal kami sudah berpacaran selama 2,5 tahun.

  • 9 November 1999.

Saya sungguh rindu pada Jake. Tapi dia merubah !! nomor telp-nya sehingga saya tidak bisa menghubunginya.

Hari ini seorang cowok populer mengajak saya ke pesta dansa. Kemudian cewek-cewek cantik yang kemarin mengajak saya makan siang bersama. Wow, sungguh menyenangkan !!

  • 10 November 1999.

Saya sedang menangis sekarang. Ternyata cowok itu brengsek. Dia menumpahkan minumannya pada baju saya lalu cewek-cewek cantik itu mengoyak baju saya. Semua orang menertawakan saya.

Lalu nenek memberitakan bahwa papa dan mama tabrakan pagi ini dan mereka dalam keadaan kritis. Saya tidak sanggup menulis lagi.

  • 11 November 1999.

Hari ini Sabtu, nenek dan saya di rumah sakit sepanjang malam. Papa meninggal pagi ini dan Mama lumpuh seumur hidup. Sewaktu di RS, nenek juga baru tahu bahwa nenek telah terkena kanker perut dan harus dikemoterapi.

Lagi-lagi saya masih tidak percaya Papa sudah meninggal. Saya sudah capek menangis. Saya letih. Saya harus tidur…

  • 12 November 1999.

Papa tidak meniggal !! Tidak mungkin !!! Ini semua hanya mimpi.

Hidup saya sempurna. Jake masih mencintai saya. Saya tidak bisa menulis lagi. Saya sudah menangis terlalu lama. Saya ingin mati !!

Keesokan harinya Lisa ditemukan tewas tergantung dengan tali berwarna kuning.

Saya ibunya, nama saya Miranda Gonzalez. Saya menulis email ini agar orang lain tidak mengalami apa yang dialami anak saya. Ingatlah semua orang ingin dicintai dan dipeluk setiap hari, tidak ada seorang pun yang pantas untuk diejek dan dihina didunia ini. Tak seorangpun yang ingin meninggal seperti anak saya Lisa. Janganlah menjadi orang yang merasa sok popular dan suka merendahkan orang lain, hanya karena kita merasa lebih baik dari mereka.
Kategori:Renungan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: